Al-‘Ilmu nurun wa nurullahi la yuhda li’ashin, sesungguhnya ilmu
adalah cahaya dan cahaya Allah tak akan datang kepada seorang yang
berbuat maksiat.
Dikisahkan ketika masih berguru menuntut ilmu, Imam Al-Syafi’i pernah mengeluh dan bertanya kepada sang guru, “Wahai guru mengapa ilmu yang sedang ku kaji ini susah ku pahami ?”
Kemudian sang guru yang bijak menjawab, “Ilmu itu ibarat cahaya dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang berbuat maksiat”
Ilmu itu cahaya yang terang, yang menerangi, dengannya orang akan hidup bahagia. Ilmu itu puncak kehidupan bagi para hamba sebagaimana orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka.
#Adaptasi dari buku Cahaya Di Atas Cahaya Karya Oki Setiana Dewi
via ==> http://andiniilaraasputrii.tumblr.com/post/66822140925/al-ilmu-nurun-wa-nurullahi-la-yuhda-liashin
Dikisahkan ketika masih berguru menuntut ilmu, Imam Al-Syafi’i pernah mengeluh dan bertanya kepada sang guru, “Wahai guru mengapa ilmu yang sedang ku kaji ini susah ku pahami ?”
Kemudian sang guru yang bijak menjawab, “Ilmu itu ibarat cahaya dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang berbuat maksiat”
Ilmu itu cahaya yang terang, yang menerangi, dengannya orang akan hidup bahagia. Ilmu itu puncak kehidupan bagi para hamba sebagaimana orang-orang yang bodoh itu mati karena kebodohan mereka.
#Adaptasi dari buku Cahaya Di Atas Cahaya Karya Oki Setiana Dewi
via ==> http://andiniilaraasputrii.tumblr.com/post/66822140925/al-ilmu-nurun-wa-nurullahi-la-yuhda-liashin