Jumat, 03 Februari 2012

Beberapa Nasihat Dari Seorang Wanita Sukses...

Assalamu'alaikum Wr. Wb...

Hallo teman teman, kita posting informasi bagus yuk :) semoga bermanfaat ya kawan ^^

Seorang ibu yang moderat menasihati anak perempuannya pada hari pernikahannya dengan dibarengi oleh senyum dan tangis bahagianya. Ia mengatakan :

"Wahai anak perempuanku, engkau sekarang akan menempuh hidup yang baru, yaitu kehidupan yang tiada tempat padanya bagi ibumu, ayahmu, atau seseorang dari saudara - saudaramu. Di dalamnya engkau akan menjadi teman hidup suamimu yang tidak menginginkan ada seorang pun ikut campur dengannya terhadapmu sekalipun ia berasal dari darah dadingmu sendiri.

Jadilah engkau istrinya, jadilah engkau ibu untuknya, dan jadikanlah dia merasa bahwa engkau adalah segalanya dalam hidupnya dan segalanya dalam dunianya. Ingatlah selalu bahwa seorang lelaki itu, siapapun dia adanya, bagaikan bayi besar yang dengan sedikit kata - kata manis akan dibuatnya merasa bahagia. Jangan kau jadikan dia merasakan dengan mengawinimu berarti dia telah meninggalkan keluarga dan kerabatnya. Sesungguhnya perasaan ini adakalanya dia rasakan pula pada dirinya bahwa dia telah meninggalkan rumah kedua orang tuanya dan keluarganya demi kamu. Akan tetapi, perbedaan antara dia dan kamu adalah perbedaan antara seorang lelaki dan seorang wanita. Wanita selamanya merindukan keluarga dan rumah tempat kelahiran, tempat ia tumbuh, tempat ia dibesarkan, dan tempat ia belajar. Akan tetapi, ia harus membiasakan dirinya dengan kehidupannya yang baru. Dia harus menyesuaikan kehidupannya dengan lelaki yang kini telah menjadi suaminya, pemeliharanya, dan ayah bagi anak - anaknya. Inilah dunia yang baru.

Wahai anak perempuanku, inilah masa kini dan masa mendatangmu. Inilah keluargamu yang akan kamu bangun berdua bersama dengan suamimu. Sesungguhnya ibu tidak meminta agar melupakan ayah dan ibumu serta saudara - saudara mu, karena sesungguhnya mereka tidak akan melupakanmu selamanya, wahai sayangku. Bagaimana bisa seorang ibu melupakan belahan hatinya ? Akan tetapi, ibu meminta kepadamu agar cintailah suamimu, hiduplah bersamanya, dan jalanilah hidupmu dengan bahagia bersamanya."

Ambilah teladan dari Asiah karena Kesabarannya
Ambilah teladan dari Khadijah karena Kesetiaanya
Ambilah teladan dari Aisyah karena Kejujurannya
Ambilah teladan dari Fatimah karena Keteguhannya

Kesenangan dan kesusahan dilewati bersama.. saat seorang wanita telah di nikahi oleh lelakinya, sesungguhnya Surganya bukan hanya pada ibunya saja, melaikan ada pada kepatuhan terhadap suaminya :))


 by : Wahai Kaum Wanita, Jadilah Wanita Yang Paling Bahagia :))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar