Assalamu'alaikum. Wr.
Wb...
Alhamdulillah,
Allah masih kasih kesempatan di usia ku yg baru saja menginjak 18 tahun. Lika –
liku kehidupan dengan rasanya yang nano – nano sudah terlewatkan sebagian. Dan
harus siap menjalani tantangan hidup selanjutnya di usia – usia berikutnya
Insya
Allah target – target hidup sudah tersusun rapih di buat, tinggal prosesnya
yang sedang berjalan dan hasil yg menunggu untuk di genggam erat nanti. Gak
terasa dan gak menyangka ternyata sudah 18 tahun ya hidup di dunia ini hehe .
Sudah kuliah semester 2 pula, dan lebih gak nyangkanya lagi di dunia kesehatan
. Maklum dulu waktu kecil sedikit terinspirasi sama mama yang ngurusin keuangan
di kantornya, ini jadi alasan pengen banget ke Akuntansi atau Perpajakan. Tapi
Allah Yang Maha Menguasai Segalanya berkehendak lain, di Lauhful Mahfuz sana,
sudah ditulis dalam kitab kehidupan, kalau yang namanya Andini Laras Putri itu
berperan di bidang kesehatan.
Di usia yang baru menginjak 18 tahun ini, seolah kehidupan menuntun ke arah
kedewasaan. Ya, menginjak dunia baru = dunia dewasa dan meninggalkan kehidupan
remaja dengan sifat – sifatnya. Perjalanan hidup yang sesungguhnya akan terurai
satu persatu di dunia dewasa ini, hilir mudik cobaan bercampur rintangan
datang, singgah, pergi silih bergantian. Mama dan Ayah selalu bila “Jangan
takut untuk berspekulasi dalam hidup ini”, semangat mereka tercurah ke dalam
darah dan batin anaknya. Aku sangat beribu - ribu bersyukur, mempunyai orang
tua terbaik seperti mereka *dan aku rasa semua anak pasti merasa seperti ini
kan ? hehe
Di dunia dewasa ini, seperti mengganti sepatu yang lama dengan yang baru.
Menukar dengan sepatu yang lebih kuat dan gagah untuk bisa melangkah kedepan,
tapi jangan lupa tetap membawa sepatu lama yang digunakan saat berada di dunia
remaja hehe supaya kita gak lupa siapa kita yang dulu, inget loh kawan kita gak
akan menjadi yang sekarang kalau kita tidak melawati masa yang dulu – dulu
*sebuah analogi sederhana. Hhhmm pembelajaran hidup yang sulit dimengerti,
terkadang susah juga untuk di lewati. Tapi kalau gak di lewatin gak akan bisa
sampai ke masa – masa yang berikutnya. Jadii, mau sesusah atau sesulit apapun
juga harus ditempuh.Semangaaat kawaaaan :D
Keyakinan akan cinta dan niat karena Allah harus tangguh menancap di kalbu
setiap muslim Kalau kata pak ustadz itu “Allah dulu, Allah lagi, Allah
teruuuuussssss” dan kalau kata group penyanyi cilik Shaka “Allah, Allah, tiada
Tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah …….” ada lagi liriknya gini “Allah
yang ku cintai, Allah yang ku sayangi” hehe *intermezzo
Jadi,
kesimpulannya adalah “Di setiap pertambahan usia, di saat itulah harus diiringi
pertambahan iman *Amin. Berusaha untuk lebih istiqomah lagi, karena inget ya
kawan bukan “semoga panjang umur” tapi faktanya “jatah umur yang terus
berkurang” karena kaki ini melangka kearah yang pasti yaitu kematian sebagai
jembatan melangkah ke kehidupan yang sebenarnya. Saling mengingatkan dalam
kebaikan , mohon bantu aku ke dalam keistiqomahan. Insya Allah, kita semua
selalu berada dalam jalan yang diridoi-Nya.. Amin
Semakin bertambahnya umur, semakin dekat langkah kita bertemu Allah SWT atau semakin berkurangnya jatah umur kita, bukan panjang umur, kita harus menyadari kuasa-Nya itu.
Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar