Jumat, 02 Agustus 2013

Mereka adalah alasan ku untuk tetap tegar dan tersenyum bagaimana pun keadaannya …



Bagaimana bisa aku tidak bersyukur, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah mengirimkan malaikat – malaikat pendamping yang luar biasa seperti mereka ?
Bagaimana aku terus mengeluh, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah memberikan manusia setegar melebihi tegarnya batu karang seperti mereka ?
Bagaimana bisa aku bermalas-malasan, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah menciptakan makhluk terajin untuk menghidupkan keluarga indah seperti mereka ?
Bagaimana bisa aku terdiam tanpa usaha, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah mengirimkan manusia yang berjuang sekuat tenaga untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya ?
Bagaimana bisa aku tidak meminta keselamatan dunia akhirat kepada-Mu, sedangkan mereka selalu berdoa setiap saat untuk anak-anaknya ?
Bagaimana bisa aku cengeng tanpa alasan, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah menyimpan kekuatan yang begitu kuat agar mereka mampu mengarungi cobaan hidup ?
Bagaimana bisa aku berkata ‘capek’, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah memberikan bonus kekuatan yang luar biasa kepada mereka ?
Tidak ada anak manusia yang tidak ingin membahagiakan orangtuanya, dan tidak ada orangtua yang tidak ingin melihatnya bahagia..
Mungkin hanya 1 : 1.000.000 orangtua yang tidak ingin melihat anaknya bahagia, dan aku rasa untuk menemukan yang ‘1’ itu pun sangat sulit.
Ketika hati ini merasa lelah, otak ini seperti tidak bisa membendung lagi segala tugas-tugas dan amanah, ketika itulah wajah mereka membayangi hati dan pikiran ini. Ditengah – tengah hiruk pikuk nya kendaraan dijalanan, sejauh mata memandang kemacetan dan polusi yang menambah kepenatan, diantara orang-orang yang berlari berlomba mendapatkan kendaraan, gerah, panas, pegal berdiri, capek mengantri, disaat itulah bayangan pengorbanan mereka hadir tanpa diundang. Disaat diam tertegun menunggu angkutan yang membawa pulang dan pergi ketempat kuliah, terkadang disaat itulah mata mengeluarkan air yang membasahi pipi ini. Teringat bagaimana mereka yang harus banting tulang tanpa keluh kesah agar anaknya bisa hidup layak ? Sedangkan kita yang ‘hanya sekedar’ menjalankannya saja sudah mulai lemah duluan ?
Seberapa pun harta yang kita miliki, walaupun melebihi se-isi dunia, tidak akan bisa menggantikan kasih dan sayang mereka kepada kita. Sungguh luar biasa Allah SWT mengaruniakan orangtua untuk setiap anak-anak manusia yang hadir dibumi ini. Dialah Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi seluruh umat didunia tanpa pilih kasih.
Ingat kawan, “sebaik-baiknya orang lain kepada kita, sejahat-jahatnya orangtua kepada kita” ini adalah sebuah filosofi dari mama dan ayah yang mereka ucapkan sewaktu aku masih kecil. Dan inilah yang menjadi alasan kuat, bahwa tidak ada orangtua yang tidak berlaku baik kepada anaknya sekalipun mereka sedang marah kepada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar