Bagaimana
bisa aku tidak bersyukur, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah mengirimkan
malaikat – malaikat pendamping yang luar biasa seperti mereka ?
Bagaimana
aku terus mengeluh, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah memberikan manusia
setegar melebihi tegarnya batu karang seperti mereka ?
Bagaimana
bisa aku bermalas-malasan, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah menciptakan
makhluk terajin untuk menghidupkan keluarga indah seperti mereka ?
Bagaimana
bisa aku terdiam tanpa usaha, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah mengirimkan
manusia yang berjuang sekuat tenaga untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya ?
Bagaimana
bisa aku tidak meminta keselamatan dunia akhirat kepada-Mu, sedangkan mereka selalu
berdoa setiap saat untuk anak-anaknya ?
Bagaimana
bisa aku cengeng tanpa alasan, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah menyimpan
kekuatan yang begitu kuat agar mereka mampu mengarungi cobaan hidup ?
Bagaimana
bisa aku berkata ‘capek’, sedangkan Engkau Wahai Rabb-ku telah memberikan bonus
kekuatan yang luar biasa kepada mereka ?
Tidak ada
anak manusia yang tidak ingin membahagiakan orangtuanya, dan tidak ada orangtua
yang tidak ingin melihatnya bahagia..
Mungkin
hanya 1 : 1.000.000 orangtua yang tidak ingin melihat anaknya bahagia, dan aku
rasa untuk menemukan yang ‘1’ itu pun sangat sulit.
Ketika
hati ini merasa lelah, otak ini seperti tidak bisa membendung lagi segala
tugas-tugas dan amanah, ketika itulah wajah mereka membayangi hati dan pikiran
ini. Ditengah – tengah hiruk pikuk nya kendaraan dijalanan, sejauh mata
memandang kemacetan dan polusi yang menambah kepenatan, diantara orang-orang yang
berlari berlomba mendapatkan kendaraan, gerah, panas, pegal berdiri, capek
mengantri, disaat itulah bayangan pengorbanan mereka hadir tanpa diundang.
Disaat diam tertegun menunggu angkutan yang membawa pulang dan pergi ketempat
kuliah, terkadang disaat itulah mata mengeluarkan air yang membasahi pipi ini.
Teringat bagaimana mereka yang harus banting tulang tanpa keluh kesah agar
anaknya bisa hidup layak ? Sedangkan kita yang ‘hanya sekedar’ menjalankannya
saja sudah mulai lemah duluan ?
Seberapa
pun harta yang kita miliki, walaupun melebihi se-isi dunia, tidak akan bisa
menggantikan kasih dan sayang mereka kepada kita. Sungguh luar biasa Allah SWT
mengaruniakan orangtua untuk setiap anak-anak manusia yang hadir dibumi ini.
Dialah Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi seluruh umat didunia tanpa pilih
kasih.
Ingat
kawan, “sebaik-baiknya orang lain kepada kita, sejahat-jahatnya orangtua kepada
kita” ini adalah sebuah filosofi dari mama dan ayah yang mereka ucapkan sewaktu
aku masih kecil. Dan inilah yang menjadi alasan kuat, bahwa tidak ada orangtua
yang tidak berlaku baik kepada anaknya sekalipun mereka sedang marah kepada
kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar