Assalamu’laikum.Wr.Wb.
Ikhwah
fillah, bagaimana keadaannya hari ini ? Alhamdulillah, semoga hati ini
senantiasa terjaga oleh keimanan dan kesholehan kita semua kepada Allah SWT.
Aamiin..Tidak lupa juga cinta kita yang selalu tercurah kepada Rasulullah SAW
dan rasa rindu ingin bertemu beliau, semoga Allah SWT mempertemukan kita
bersama Rasulullah di akhirat nanti. Aamiin
Kawan,
di bulan Februari ini biasaya hampir dari kebanyakan pemuda/i Islam maupun non
Islam sedang mempersiapkan atau bahkan merayakan hari kasih sayang yang biasa
didengar dengan sebutan “Valentine Day”. Kebanyakan dari pemuda/i Islam yang
ikut merayakan, tidak mengerti bagaimana sejarah dan hukum Valentine Day yang
selama ini identik sebagai realisasi dari hari kasih sayang terhadap lawan jenis
yang belum halal terhadap dirinya. Ini sangat ironis sekali, negara Indonesia
yang merupakan salah satu negara Islam terbesar didunia, tapi banyak pemuda/i
yang TIDAK TAHU apakah perayaaan ini sesuai dengan syariat agama Islam atau
tidak ? Dan bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam ?
Ayoo
disimak terus ya J
Yup..
sebelum kita mengulas Valentine Day dalam pandangan Agama Islam, yuk kita simak
sebenarnya bagaimana si sejarah dari ‘hari kasih sayang’ itu ??
Valentine
sebenarnya adalah seseorang yang rela mati demi mempertahankan keyakinan dan
kepercayaannya. Ia bergelar Santo atau Saint karena kedermawanannya (St.
Valentine). Ia terbunuh pada tanggal 14 Februari 270 M karena pemahaman yang
berseberangan tentang keyakinan dan kepercayaan dengan Pemimpin Romawi Raja
Claudius II (268 – 270 M). Pada mulanya ini hanya perayaan yang bersifat
keagamaan untuk mengenang kematian St. Valentine, namun saat abad 16 M seiring
berjalannya waktu, perayaan keagamaan ini mulai pudar dan berubah menjadi
jamuan kasih sayang dari kebiasaan bangsa Romawi Kuno yang jatuh pada tanggal
15 Februari.
Ketika
agama Kristen Katolik masuk ke Romawi (saat itu kebanyakan orang – orang Romawi
beragama Nasrani) perayaan antara memperingati meninggalnya St. Valentine yang
dilambangkan sebagai hari kasih sayang itu dihubungkan dengan kepercayaan orang
Eropa saat itu sebagai waktu kasih sayang dan dilambangkan dengan burung jantan
dan burung betina.
Yaa
akibat maraknya gelombang dan magnet arus globalisasi, sehingga perayaan ini
mendunia dan menyeluruh tanpa memandang aspek keagamaan dari berbagai negara.
Bagaikan disihir, semua orang berpresepsi hampir sama bahwa tanggal 14 Februari
adalah hari kasih sayang yang direalisasikan dengan cara menukar hadiah atau
bahkan yang lainnya. Sangat ironis sekali, negara – negara Islam pun tidak
melakukan filter informasi tentang hal ini termasuk Indonesia (sebagai salah
satu negara Islam terbesar di dunia). Seperti membudaya, sampai sekarang
kalangan remaja/i masih banyak yang
merayakannya.
Lalu,
bagimana dengan syariat Islam ? Apakah ada perayaan dengan sejarah seperti itu ?
Islam
adalah agama yang sempurna. Semua rumus kehidupan sangat jelas dan rinci di
tata oleh syariat – syariat Islam melalui pedoman Al – Qur’an dan As – Sunnah.
Subhanallah, Allah Dzat Yang Sangat Mulia, Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
tak ada keraguan sedikit pun kepada – Nya, mulai dari hal yang sangat kecil
hingga yang amat besar Islam mengaturnya dengan indah, sinergis dan adil.
Rasulullah
SAW bersabda “Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum, maka dia
termasuk bagian dari kaum tersebut” (Al – Hadist)
Bukan
berarti Islam tidak mengajarkan ‘kasih sayang’, justru malah Islam dibangun
berdasarkan cinta, damai, kasih sayang dan tanpa paksaan. Islam itu indah, dan
keindahan itu hadir karena adanya kasih sayang yang berpondasikan cinta karena
Allah SWT.
Rasulullah
juga bersabda “Tidak beriman salah
seorang diantara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cinta kepada
dirinya sendiri”
Ya,
bahkan Rasulullah memperintahkan kita untuk saling menyayangi antar sesama
tanpa membedakan status apapun. Subhanallah..Islam benar – benar Indah J
Jadi
kesimpulannya, perayaan ‘Valentine Day’ tidak sesuai dengan syariat Islam.
Intinya, Islam adalah agama kita, dengan kata lain Islam merupakan pedoman
hidup kita. Kita tidak bisa lepas dari aturan – aturan Islam. Perayaan Valentin
Day bukan bersumber dari Islam, melainkan Valentine Day bersumber mulai dari
upacara keagamaan non Islam yang seiring berjalannya waktu berubah menjadi
perayaan hari kasih sayang karena budaya barat (Eropa).
Firman
Allah SWT “Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka
sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat
termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Al – Imran : 85)
Hukum
Merayakan Valentine Day
Sudah
sangat jelas, dari uraian diatas. Bahwa perayaan Valentine Day tidak boleh
dirayakan umat Islam atau bisa dikatakan sesuatu yang haram. Alasannya :
1) Tidak sesuai dengan syariat Islam
2) Bahwa mengungkapkan rasa kasih sayang kepada sesama, tidak hanya dilakukan pada satu hari saja walaupun itu bersifat spesial. Karena Islam mengajarkan untuk saling menyayangi antar sesama setiap melalui hari – hari dikehidupan ini tidak hanya tanggal 14 Februari saja
3)Islam adalah agama yang diutus untuk mejalin persaudaraan karena Allah SWT
4) Perayaan Valentine Day dirayakan dalam keadaan hura – hura
1) Tidak sesuai dengan syariat Islam
2) Bahwa mengungkapkan rasa kasih sayang kepada sesama, tidak hanya dilakukan pada satu hari saja walaupun itu bersifat spesial. Karena Islam mengajarkan untuk saling menyayangi antar sesama setiap melalui hari – hari dikehidupan ini tidak hanya tanggal 14 Februari saja
3)Islam adalah agama yang diutus untuk mejalin persaudaraan karena Allah SWT
4) Perayaan Valentine Day dirayakan dalam keadaan hura – hura
Firman
Allah STW “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu
hingga kamu mengikuti agama mereka” (QS. Al – Baqarah : 120)
Sudah
jelas kawan, bahwa tanpa adanya sejarah untuk mengenang St. Valentine dan
kebiasaan orang non Islam dalam merealisasikan kasih sayangnya, Islam sudah
lebih dulu mengaturnya dengan rinci dan indah. Hari kasih sayang itu tidak
hanya jatuh pada tanggal 14 Februari, tapi setiap hari adalah hari yang harus
dijalani dengan rasa kasih sayang.
Uhibbukum
Fillah J (Mencintai kalian semua
karena Allah SWT)
Semoga bermanfaat :) Wassalamu’alaikum.Wr.Wb




