Rabu, 06 Februari 2013

I'm Muslim, say no to Valentine ! "Sorry Valentine, I Am Muslim"



Assalamu’laikum.Wr.Wb.

Ikhwah fillah, bagaimana keadaannya hari ini ? Alhamdulillah, semoga hati ini senantiasa terjaga oleh keimanan dan kesholehan kita semua kepada Allah SWT. Aamiin..Tidak lupa juga cinta kita yang selalu tercurah kepada Rasulullah SAW dan rasa rindu ingin bertemu beliau, semoga Allah SWT mempertemukan kita bersama Rasulullah di akhirat nanti. Aamiin
Kawan, di bulan Februari ini biasaya hampir dari kebanyakan pemuda/i Islam maupun non Islam sedang mempersiapkan atau bahkan merayakan hari kasih sayang yang biasa didengar dengan sebutan “Valentine Day”. Kebanyakan dari pemuda/i Islam yang ikut merayakan, tidak mengerti bagaimana sejarah dan hukum Valentine Day yang selama ini identik sebagai realisasi dari hari kasih sayang terhadap lawan jenis yang belum halal terhadap dirinya. Ini sangat ironis sekali, negara Indonesia yang merupakan salah satu negara Islam terbesar didunia, tapi banyak pemuda/i yang TIDAK TAHU apakah perayaaan ini sesuai dengan syariat agama Islam atau tidak ? Dan bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam ?
Ayoo disimak terus ya J
Yup.. sebelum kita mengulas Valentine Day dalam pandangan Agama Islam, yuk kita simak sebenarnya bagaimana si sejarah dari ‘hari kasih sayang’ itu ??
Valentine sebenarnya adalah seseorang yang rela mati demi mempertahankan keyakinan dan kepercayaannya. Ia bergelar Santo atau Saint karena kedermawanannya (St. Valentine). Ia terbunuh pada tanggal 14 Februari 270 M karena pemahaman yang berseberangan tentang keyakinan dan kepercayaan dengan Pemimpin Romawi Raja Claudius II (268 – 270 M). Pada mulanya ini hanya perayaan yang bersifat keagamaan untuk mengenang kematian St. Valentine, namun saat abad 16 M seiring berjalannya waktu, perayaan keagamaan ini mulai pudar dan berubah menjadi jamuan kasih sayang dari kebiasaan bangsa Romawi Kuno yang jatuh pada tanggal 15 Februari.  
Ketika agama Kristen Katolik masuk ke Romawi (saat itu kebanyakan orang – orang Romawi beragama Nasrani) perayaan antara memperingati meninggalnya St. Valentine yang dilambangkan sebagai hari kasih sayang itu dihubungkan dengan kepercayaan orang Eropa saat itu sebagai waktu kasih sayang dan dilambangkan dengan burung jantan dan burung betina.
Yaa akibat maraknya gelombang dan magnet arus globalisasi, sehingga perayaan ini mendunia dan menyeluruh tanpa memandang aspek keagamaan dari berbagai negara. Bagaikan disihir, semua orang berpresepsi hampir sama bahwa tanggal 14 Februari adalah hari kasih sayang yang direalisasikan dengan cara menukar hadiah atau bahkan yang lainnya. Sangat ironis sekali, negara – negara Islam pun tidak melakukan filter informasi tentang hal ini termasuk Indonesia (sebagai salah satu negara Islam terbesar di dunia). Seperti membudaya, sampai sekarang kalangan remaja/i  masih banyak yang merayakannya. 

Lalu, bagimana dengan syariat Islam ? Apakah ada perayaan dengan sejarah seperti itu ?
Islam adalah agama yang sempurna. Semua rumus kehidupan sangat jelas dan rinci di tata oleh syariat – syariat Islam melalui pedoman Al – Qur’an dan As – Sunnah. Subhanallah, Allah Dzat Yang Sangat Mulia, Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tak ada keraguan sedikit pun kepada – Nya, mulai dari hal yang sangat kecil hingga yang amat besar Islam mengaturnya dengan indah, sinergis dan adil.
Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut” (Al – Hadist)
Bukan berarti Islam tidak mengajarkan ‘kasih sayang’, justru malah Islam dibangun berdasarkan cinta, damai, kasih sayang dan tanpa paksaan. Islam itu indah, dan keindahan itu hadir karena adanya kasih sayang yang berpondasikan cinta karena Allah SWT.
Rasulullah juga bersabda Tidak beriman salah seorang diantara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cinta kepada dirinya sendiri”
Ya, bahkan Rasulullah memperintahkan kita untuk saling menyayangi antar sesama tanpa membedakan status apapun. Subhanallah..Islam benar – benar Indah J
Jadi kesimpulannya, perayaan ‘Valentine Day’ tidak sesuai dengan syariat Islam. Intinya, Islam adalah agama kita, dengan kata lain Islam merupakan pedoman hidup kita. Kita tidak bisa lepas dari aturan – aturan Islam. Perayaan Valentin Day bukan bersumber dari Islam, melainkan Valentine Day bersumber mulai dari upacara keagamaan non Islam yang seiring berjalannya waktu berubah menjadi perayaan hari kasih sayang karena budaya barat (Eropa). 
Firman Allah SWT “Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Al – Imran : 85)
Hukum Merayakan Valentine Day
Sudah sangat jelas, dari uraian diatas. Bahwa perayaan Valentine Day tidak boleh dirayakan umat Islam atau bisa dikatakan sesuatu yang haram. Alasannya :
1) Tidak sesuai dengan syariat Islam
2) Bahwa mengungkapkan rasa kasih sayang kepada sesama, tidak hanya dilakukan pada satu hari saja walaupun itu bersifat spesial. Karena Islam mengajarkan untuk saling menyayangi antar sesama setiap melalui hari – hari dikehidupan ini tidak hanya tanggal 14 Februari saja
3)Islam adalah agama yang diutus untuk mejalin persaudaraan karena Allah SWT
4) Perayaan Valentine Day dirayakan dalam keadaan hura – hura
Firman Allah STW “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka” (QS. Al – Baqarah : 120)
Sudah jelas kawan, bahwa tanpa adanya sejarah untuk mengenang St. Valentine dan kebiasaan orang non Islam dalam merealisasikan kasih sayangnya, Islam sudah lebih dulu mengaturnya dengan rinci dan indah. Hari kasih sayang itu tidak hanya jatuh pada tanggal 14 Februari, tapi setiap hari adalah hari yang harus dijalani dengan rasa kasih sayang.
Uhibbukum Fillah J (Mencintai kalian semua karena Allah SWT)

Semoga bermanfaat :) Wassalamu’alaikum.Wr.Wb                                    

Jumat, 04 Januari 2013

Siapa Suruh Jadi Aktivis ??

     
       Ketahuilah wahai saudaraku, kita pasti akan menemui masa-masa yang sulit. Masa-masa yang melelahkan dan penuh berbagai ujian. Masa menjemukan karena keseharian kita dipenuhi oleh masalah.. bukan masalah pribadi tapi masalah orang lain. Masa dimana akademik menjadi korbannya. Masa di saat kita mendapat amanah yang banyak padahal aktivis itu bukan hanya kita saja.. Masa di saat saudara kita meninggalkan kita karena memilih jalan lain..jalan yang lebih mudah.. Masa di saat keimanan kita naik turun secara drastis.
      Padahal kita tengah berada di jalan kebenaran dan disibukkan oleh aktivitas dakwah. Tapi kenapa ujian itu semakin bertambah? Tugas dakwah yang menumpuk karena banyak yang meninggalkannya, bahkan tugas kita banyak yang terlalaikan karena kita pun meninggalkan sebagian tugas itu.
       Menjadi aktivis bukanlah sebuah keterpaksaan dari beragam pilihan. Aktivis bukan pula suatu gelar yang disematkan kepada pemuda, sekelompok mahasiswa, sekelompok orang yang sering berbusana muslim atau sekelompok orang yang berdemo di jalanan. Aktivis adalah sosok pejuang tangguh yang tak lekang oleh tempat dan waktu! Menjadi aktivis adalah awal, bukan sebuah akhir.
Tidak ada yang memaksa diri kita untuk menjadi aktivis, pilihan ini telah kita tetapkan sejak kita berjanji untuk setia membela agamaNya. “Dan janji Allah itu akan dipertanyakan” (Q.S. Al Ahzab:15). “Maka barangsiapa yang melanggar janji, akibatnya akan mengenai dirinya sendiri” (Q.S. Al Fath:10).
Allah Mahatahu lagi Mahabijaksana…
Allah Mahatahu artinya tidak ada sesuatu pun yang luput darinya, Dia Maha Mengetahui kemampuan, kekuatan dan kondisi kita. Dia Mahabijaksana artinya Dia tidak akan memberikan anugerah berupa penjagaan dan pertolongan kepada orang yang tidak berhak mendapatkannya, Dia tidak akan memberikan ujian dan nikmat kepada orang yang salah. Anugerah ini, takdir kita tidak pantas untuk orang lain. Sungguh, Dia Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.
     Jika hal-hal yang melelahkan semakin menghebat, kelelahan semakin bertambah, musibah semakin dahsyat dan nafsu berbisik supaya kita cenderung pada duniawi maka berusahalah terus menerus untuk membinanya sampai hal tersebut tunduk dan menyerah. Karena sesungguhnya menjadi aktivis itu sulit dan berat, penuh dengan onak dan duri. Siapa pun tahu tentang semua ini.        
      Sesungguhnya jalan ini… seberat dan sesulit apa pun, seorang  aktivis akan senantiasa menikmati dan mencintainya. Dalam menjalaninya, seorang aktivis akan dapat merasakan rasa manisnya yang tidak dapat digambarkan; tiada yang mengetahuinya selain yang merasakannya. Rasa manis inilah yang akan memudahkan semua kesulitan, meringankan beban berat, menabahkan di jalan mendaki, dan menjadikan seorang aktivis ridla terhadap Pelindung  dan Penciptanya, bahkan ketika ia melewati masa terpahit dan hari terberat sekali pun.
“Apabila kita teguh diatas kebenaran dan sabar menghadapi ujian, niscaya kepedihan akan sirna, kelelahan akan hilang dan yang tersisa adalah pahala dan surgaNya, insya allah.”
Tidakkah kita belajar dari para pelaku puasa di hari yang sangat panas? Bukankah lapar dan dahaga akan sirna ketika setetes air melewati  kerongkongan seraya berkata:
“telah sirna haus dahaga, telah basah semua urat dan telah tetap pahala di sisi Allah” (H.R.Abu Daud)
        Demikianlah, bersama dengan langkah pertama di surga akan hilang segala rasa kelelahan, rasa keresahan dan semua luka yang pernah kita dapatkan di jalan ini. Saat itu semua kelelahan dan kepedihan telah usai. Semuanya berubah menjadi kegembiraan, kesejahteraan dan kesenangan. Disaat itulah kita akan berandai-andai jika saja usaha kita di jalan kebenaran lebih banyak lag dan lebih banyak lagi, jika saja pengorbanan yang kita lakukan lebih dan lebih.
       Saudaraku, sebagai penyemangat dalam jalan ini tanamkanlah dalam diri  kita bahwa menjadi aktivis adalah pilihan tepat dalam diri kita..Perjalanan panjang ini akan segera berakhir.. berakhir dengan kemenangan atau SurgaNya..bukankah dalam perang tabuk-perang yang sulit itu menghabiskan waktu 50 hari- telah mengajarkan kita untuk bersabar dalam perjalanan..karena dalam perang tersebut, peperangan memakan waktu 20 hari, dan 30 harinya adalah perjuangan dalam perjalanan..
      Panjangnya perjalanan ini menguji kita siapa yang bertakwa dan bersabar..sebentar lagi akan berakhir.. sangat terasakan.. kalaupun bukan hari ini tapi terasa sebentar lagi kita menang..Lalu jika kita bisa mempercepat selesainya tugas kita kenapa harus menunggu hari esok? Jika kita bisa melakukan lebih kenapa harus dikurangi? Totalitas Perjuangan
Ya Rabbi, walau kurasa berat, tetapkanlah jiwa dan ragaku di jalan dakwah ini……..
Selamanya……
Bersama jama’ah ini…karena berjama’ah lebih baik…
JEJAK-IZZIS-
menapaki langkah-langkah berduri, menyusuri rawa, lembah dan hutan, berjalan diantara tebing jurang, semua dilalui demi perjuangan.
letih tubuh di dalam perjalanan, saat hujan dan badai merasuki badan, namun jiwa harus terus bertahan, karena perjalanan masih panjang.
kami adalah tentara Allah, siap melangkah menuju ke medan juang, walau tertatih kaki ini berjalan, jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan.
wahai tentara Allah bertahanlah, jangan menangis walau jasadmu terluka, sebelum engkau bergelar syuhada, tetaplah bertahan dan bersiap siagalah.

Sumber :  http://muda.kompasiana.com/2013/01/04/siapa-suruh-jadi-aktivis--522166.html

Jumat, 14 Desember 2012

Inilah Kami, Sebagai Sebenar – Benarnya Seorang Wanita



Dari Mu’adz bin Jabal  Radhiyallahu’anhu berkata : 

“Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkata : Tiada seorang istri menggodai suaminya melainkan bidadari calon istrinya di surga berkata ‘Jangan ganggu dia, semoga Allah membunuhmu, ia hanya sementara di sisimu dan hampir meninggalkanmu untuk kembali kepada kami’ “ (HR. At – Tirmidzi)
Bidadari cemburu kepada wanita di dunia, karena wanita di dunia unggul atas mereka (bidadari). Keunggulan yang digambarkan Rasulullah sebagai kelebihan yang Nampak atas sesuatu yang tidak terlihat.
Berikut kisahnya yang di riwayatkan HR. Ath Thabrani dari Ummu Salamah
Aku bertanya : “Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama antara wanita dunia ataukan bidadari yang bermata jeli ?”
Rasulullah menjawab : “Wanita – wanita dunia lebih utama dari pada bidadari – bidadari  seperti kelebihan yang nampak dari apa yang tidak terlihat”
Aku bertanya : “Mengapa wanita – wanita di dunia lebih utama daripada bidadari – bidadari ?”
Rasulullah menjawab : “Karena sholat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya diwajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, “Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tak pernah bersungut – sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya”
 
“Selalu wasiatkan kebaikan kepada para wanita. Karena mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan bagian yang paling bengkok dari jalinan tulang rusuk ialah tulang rusuk bagian atas. Jika kalian paksa diri untuk meluruskannya, ia akan patah. Tetapi jika kalian mendiamkannya, ia akan tetap bengkok. Karena itu, wasiatkanlah kebaikan kepada para wanita” (HR. Al – Bukhari dari Abu Hurairah)

Wanita…
Bukan dari tulang ubun ia dicipta
Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja
Tak juga dari tulang kaki
Karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak
Tetapi dari rusuk kiri ia dicipta
Dekat ke hati untuk dicintai
Dekat ke tangan untuk dilindungi 

Untuk para lelaki, mereka harus tahu bagaimana memperlakukan wanita dengan keadilan syari’at Allah. Menjaga tanpa mengekang, menghormati kebebasan namun tetap melindungi, serta memberikan rasa nyaman sekaligus rasa aman. Ia menjadikannya rusuk kiri. Dekat ketangan untuk dilindungi, dekat kehati untuk dicintai..

Dari buku “Agar Bidadari Cemburu Padamu, karya Salim A. Fillah”

Sabtu, 28 Juli 2012

Andini Laras Putri :)

Asslamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakhatuh
           
            Wanita Islam yang ber-Tuhankan Allah SWT, ber-Nabikan Muhammad SAW dan berkitab Al-Qur’an lahir di Jakarta, hari senin tanggal 30 Mei 1994 tepat pada pukul 9 malam di RS Budi Kemuliaan – Jakarta Pusat. Dia adalah wanita keturunan Palembang – Sunda yang lahir premature (8 bulan). Kejadian itu semua telah tercatat sebagai tulisan awal dalam kitab-Nya, Lauhul Mahfuz di pohon Arsy (singgahsana).
            Andini Laras Putri, nama sederhana yang mempunyai sejuta harapan yang tersirat dalam arti nama tersebut. Mama cerita, kalau ayah ku sampai dzikir sepanjang malam untuk memantapkan nama ini, subhanallah. Andini, diambil dari kata “DIEN” yang artinya adalah agama. Sebenarnya kedudukan wanita dalam Islam secara garis besar ada 3, yaitu : 

Yang pertama, kedudukannya sebagai “Seorang Ibu”. Saat dia menjadi seorang ibu, syurga berada dibawah telapak kakinya
Yang kedua, kedudukannya sebagai “Seorang Istri”. Saat dia menjadi seorang istri, dia melengkapi separuh agama (DIEN) suaminya
Yang ketiga, kedudukannya sebagai “Seorang Anak Perempuan”. Dia membuka pintu syurga untuk ayah dan saudara laki-lakinya dengan amal dan akhlak shalihahnya. Amin 

Mungkin ayah berharap dengan nama “Andini” yang terinspirasi dari kata “Dien” (berasal dari kata Ad-diin = Agama, Ad-diinul islaam mempunyai arti Agama Islam), aku bisa menjadi wanita yang senantiasa mengikuti aturan-aturan Allah SWT dan bisa melengkapi separuh agama pasangan hidupku disuatu saat nanti Amin. Dan masih banyak lagi sebutan untuk wanita selain yang tiga utama tersebut. Saat anak perempuan menikah nanti, selain sebagai seorang istri dan calon ibu, dia juga menyandang tahta sebagai seorang menantu, tante, kakak/adik ipar, saudari ipar dan memegang peranan penting dalam mengkader anak-anaknya dan keluarganya nanti, agar kelak menjadi manusia yang hebat, sholeh/ah, cerdas dan berguna bagi banyak orang Amin. Itu alasannya mengapa tegak dan majunya suatu negara dipegang oleh wanita, karena wanitalah yang melahirkan keturunan yang sholeh/ah, karena wanitalah syurga itu ada, karena wanita jugalah yang ternyata bisa menyilaukan dunia termasuk menjerumuskan laki-laki kedalam kemaksiatan (Nau’dzubillah). Bahkan saat Imam Syafi'i rahimahumullah yang hafal Al-Qur'an, hafalannya hilang ketika dia melihat betis wanita dan ingat dalam Al-Qur'an di ceritakan bahwa fitnah pertama Kaum Bani Israil adalah wanita. Ini sudah menjadi bukti, bahwa kaum Adam bisa terpedaya oleh kaum Hawa. Sungguh Maha Besar Allah menciptakan wanita sehebat itu
 
Laras, mempunyai makna “Lurus atau Sejalan”. Mama cerita, bahwa harapan dari arti nama ini adalah kepatuhan akan keinginan orangtua dengan anaknya tanpa sedikit paksaan. Mama juga berharap dengan arti kata “Lurus” bisa menjadi rambu-rambu norma dan kaidah dalam nilai-nilai keislaman. Amin. Dan Putri yang berarti adalah “Wanita”, nama yang bagus bukan ):

Sesuatu yang luar biasa, ketika Allah menakdirkan aku turun kedunia. Melalui wanita kuat yaitu mamaku, Allah mengutusku dengan cara yang sangat luar biasa bahkan mungkin hanya sebagian wanita yang mengalami proses kelahiran yang cukup rumit. Ya, mama cerita kalau aku dilahirkan dalam keadan premature 8 bulan. Saat itu setelah mama shalat dzuhur di istana mungilnya, mama kaget ada air yang keluar. Ya, tepat sekali air itu adalah air ketuban atau dalam istilah ilmu biologi semacam Amnion dan Kation yang berfungsi melindungi janin dalam rahim. Semakin mama bergerak, semakin deras air itu keluar. Subhanallah, Allah Maha Besar yang memberi kekuatan kepada mama ku saat itu. Mama cerita, kalau dulu mama dibantu tentangga ke RS Budi Kemuliaan karena saat itu ayah sedang kerja. Perjuangan mama tidak hanya sampai disitu, perjalanan macet ditempuh agar bisa menyelamatkan aku. Hingga sampai RS, air itu keluar terus menerus namun dokter menyuntik mama dan Alhamdulillah air itu berhenti keluar sekitar pukul 5 sore. Dokter yang menangani mama, bilang bahwa harus dilahirkan sekarang karena air ketubannya sudah pecah tapi dokter menyarankan mama ku untuk istirahat beberapa jam agar tenaganya bisa terkumpul kembali. Subhanallah bukan.

Tepat jam 9 malam, aku dilahirkan di salah satu ruang operasi rumah sakit tersebut. Setelah lahir, akupun tidak bersama teman-teman ku dalam satu ruangan khusus bayi yang baru lahir. Aku terpisah sendiri di Inkubator dalam suatu ruangan. Inkubator memang ditujukan kepada bayi yang baru lahir premature. Tubuh ku kecil, kira-kira sebesar botol aqua ukuran 1, 5 L. Ayah bercerita, dalam inkubator tubuhku yang mungil di penuhi oleh selang-selang kecil. Bahkan setelah keluar dari rumah sakit, selang 2 hari akupun dilarikan kembali ke rumah sakit karena nenek ku langsung member ku pisang hehe *maklum cucu pertama di keluarga mama ku, jadi mungkin nenek masih belum banyak tahu. Ya aku kembali kerumah mungil ku lagi, selama kurang lebih 7 hari dalam inkubator. Aku dirawat kembali, mama bener-bener gak kuat berpisah dengan anak pertamanya yang lahir premature dan harus dilarikan kembali kerumah sakit. 

Mama cerita, setelah beberapa hari dirumah sakit, ayah dan kakek menjemputku. Dan dokter yang menangani ku pun bilang sudah tidak sanggup lagi dan bingung harus memberikan selang lagi kebagian tubuh ku. Ayah pun cerita, reflek ayah menjawab “Mati dan hidupnya anak saya, ditangan saya”, ayah dan kakek bawa aku pulang dalam keadaan pasrah. Dirumahpun, mama dan keluarga sudah menunggu yang dibanjiri air mata. Mama sempat putus asa, bagaimana caranya agar aku bisa sehat. Ya, usaha lagi, mama dan ayah membawa ku ke dokter specialis anak. Akupun sudah minum obat di usia ku yang seharusnya baru dilahirkan (9 bulan). Mama pasrah, dan mama sempat bingung karena mama tidak bisa memberikan ASI Eksklusif kepada anaknya. Ya, dulu mama terkena tumor payudara jinak saat umur 16 tahun yang harus dioperasi dan membuat mama tidak bisa memberi ASI Eksklusif kepada anak-anaknya. 

Akhirnya, solusi yang mama dan ayah lakukan adalah membuat air yang dibacakan Surat Yasin sebelum diminum sama aku. Mama dan ayah benar-benar mengharapkan kedahsyatan air tersebut. Dan subhanallah, Allah menjawab semua itu. Aku sehat layaknya seperti bayi-bayi yang baru lahir. Yang suka nangis tengah malam dan tidur di siang hari, yang mengeluarkan cairan (gumoh), bayi yang kulitnya merah dan tambah memerah kalau menangis. Semua kenikmatan itu mama dan ayah rasakan juga. Perjuangan mama ku sangat luar biasa dan hebat, I’LL NEVER STOP LOVING YOU, MY MOM. Maka dari itu, sampai sekarang saat malam jum’at, aku tidak lupa membuat air yasin yang diminum oleh satu keluarga. Air dahsyat dan benar-benar dahsyat Subhanallah…

Dan sekarang gadis muslimah ini, tumbuh selayaknya manusia-manusia normal lainnya dan menjalani perputaran roda kehidupan dengan rasanya yang nano-nano.Aku sangat bersyukur kepada Allah, yang telah menggariskan jalan hidupku dan menuliskan setiap kejadian dalam kitab ku :) Aku bersyukur karena aku selalu dihadirkan di tengah-tengah orang yang saling menyayangi. Keluarga, sahabat, teman, guru, tutor, dosen, murrobi/ah, yang sangat luar biasa. Dan aku yakin, mereka yang dikirimkan dalam hidup kita walau hanya sebentar pasti tetap tercatat dalam kitab kita yang Allah tuliskan bukan kebetulan saja. Seperti kutipan Harun Yahya, "menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tidak ada sesuatu yg terjadi di dunia ini secara kebetulan"


Wassalamu'alaium Wr.Wb...

Jumat, 22 Juni 2012

Ada Makna Tersirat dari Pemberian-Nya

Assalamu’alaikum.Wr.Wb…


“Dan tertakdir menjalani, segala kehendak-Mu Ya Rabbi, ku berserah ku berpasrah hanya pada-Mu Ya Rabbi”.

Itu adalah beberapa kata dari lirik lagunya Opick feat Melly Goeslaw, ingeet dong sama lagu religinya mereka..

Semakin bertambah umur, ternyata semakin terasa rasa syukur yang Allah kasih ya. Gak nyangka sudah sebesar ini, sudah melewati masa – masa dulu, sudah bisa ambil pelajaran dari kesalahan yang dulu – dulu, dan selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi. Amin

Allah itu punya banyak cara untuk menyalurkan rasa sayang-Nya kepada makhluk yang Dia ciptakan. Terkadang dengan cara kehebatan yang Dia kasih, dengan kesulitan yang Dia kirimkan, dengan kejadian yang kita gak inginkan. Tapi terkadang kita sebagai makhluk yang di ciptakan-Nya kurang mengerti akan itu semua, termasuk aku sendiri yang pernah mengalami.

Tapi ternyata seiring dengan berjalannya waktu, mulai mengerti apa siih maksud dari semua yg Allah berikan padahal sesuatu itu yang tidak kita inginkan ??? 
Yup “Allah membrikan apa yg kita butuhkan, bukan yang kita inginkan” mungkin kata – kata ini bukan kata yang asing didengar. Tapi makna dari kata ini yang mungkin agak sulit kita terima ketika apa yang kita minta tidak di kasih sama Allah. Aku yakin, makna dari kata tersebut masih tersembunyi saat itu, namun dengan seiring berjalannya waktu akan terurai makna tersebut satu persatu. 
Dan pasti terbesit dalam hati “ooo.. jadi gini ya kenapa Allah kasih ini ke aku, skrng aku baru tau” atau “untuung ajah Allah kasih jalan kesini, coba ajah kalau kesana, haduuuh bisa gawat. Makasii ya Allah” hahha terkadang kata - kata itu keluar secara tidak sadar dari pikiran dan hati kita. Nah kalau sudah sampai di kesadaran ini tanpa kita sadari, kita sudah bisa memaknai kata – kata yang diatas tadi..

Intinya, jawaban dari semua makna yang tersirat dari Allah itu akan terungkap seiring dengan berjalannya waktu. Ini sebagai salah satu tanda kekuasaan-Nya, alasannya simpel, agar kita sebagai umat-Nya, mau belajar, mau mencari dan akhirnya menyadari bagaimana arti sebuah keikhlasan, tuuh kan saking sayangnya Allah sama kita :D hehe

Ayooo kawan semangat, Allah tau yang terbaik untuk kita. Sama sama saling menguatkan, mengingatkan dan memberi ilmu ya .. KEEP FIGHT ! 


Wa’alaikumussalam.Wr.Wb….



Kamis, 31 Mei 2012

18 Tahun :)

Assalamu'alaikum. Wr. Wb...
Alhamdulillah, Allah masih kasih kesempatan di usia ku yg baru saja menginjak 18 tahun. Lika – liku kehidupan dengan rasanya yang nano – nano sudah terlewatkan sebagian. Dan harus siap menjalani tantangan hidup selanjutnya di usia – usia berikutnya
Insya Allah target – target hidup sudah tersusun rapih di buat, tinggal prosesnya yang sedang berjalan dan hasil yg menunggu untuk di genggam erat nanti. Gak terasa dan gak menyangka ternyata sudah 18 tahun ya hidup di dunia ini hehe . Sudah kuliah semester 2 pula, dan lebih gak nyangkanya lagi di dunia kesehatan . Maklum dulu waktu kecil sedikit terinspirasi sama mama yang ngurusin keuangan di kantornya, ini jadi alasan pengen banget ke Akuntansi atau Perpajakan. Tapi Allah Yang Maha Menguasai Segalanya berkehendak lain, di Lauhful Mahfuz sana, sudah ditulis dalam kitab kehidupan, kalau yang namanya Andini Laras Putri itu berperan di bidang kesehatan.
          Di usia yang baru menginjak 18 tahun ini, seolah kehidupan menuntun ke arah kedewasaan. Ya, menginjak dunia baru = dunia dewasa dan meninggalkan kehidupan remaja dengan sifat – sifatnya. Perjalanan hidup yang sesungguhnya akan terurai satu persatu di dunia dewasa ini, hilir mudik cobaan bercampur rintangan datang, singgah, pergi silih bergantian. Mama dan Ayah selalu bila “Jangan takut untuk berspekulasi dalam hidup ini”, semangat mereka tercurah ke dalam darah dan batin anaknya. Aku sangat beribu - ribu bersyukur, mempunyai orang tua terbaik seperti mereka *dan aku rasa semua anak pasti merasa seperti ini kan ? hehe
          Di dunia dewasa ini, seperti mengganti sepatu yang lama dengan yang baru. Menukar dengan sepatu yang lebih kuat dan gagah untuk bisa melangkah kedepan, tapi jangan lupa tetap membawa sepatu lama yang digunakan saat berada di dunia remaja hehe supaya kita gak lupa siapa kita yang dulu, inget loh kawan kita gak akan menjadi yang sekarang kalau kita tidak melawati masa yang dulu – dulu *sebuah analogi sederhana. Hhhmm pembelajaran hidup yang sulit dimengerti, terkadang susah juga untuk di lewati. Tapi kalau gak di lewatin gak akan bisa sampai ke masa – masa yang berikutnya. Jadii, mau sesusah atau sesulit apapun juga harus ditempuh.Semangaaat kawaaaan :D
          Keyakinan akan cinta dan niat karena Allah harus tangguh menancap di kalbu setiap muslim Kalau kata pak ustadz itu “Allah dulu, Allah lagi, Allah teruuuuussssss” dan kalau kata group penyanyi cilik Shaka “Allah, Allah, tiada Tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah …….” ada lagi liriknya gini “Allah yang ku cintai, Allah yang ku sayangi” hehe *intermezzo
Jadi, kesimpulannya adalah “Di setiap pertambahan usia, di saat itulah harus diiringi pertambahan iman *Amin. Berusaha untuk lebih istiqomah lagi, karena inget ya kawan bukan “semoga panjang umur” tapi faktanya “jatah umur yang terus berkurang” karena kaki ini melangka kearah yang pasti yaitu kematian sebagai jembatan melangkah ke kehidupan yang sebenarnya. Saling mengingatkan dalam kebaikan , mohon bantu aku ke dalam keistiqomahan. Insya Allah, kita semua selalu berada dalam jalan yang diridoi-Nya.. Amin

Semakin bertambahnya umur, semakin dekat langkah kita bertemu Allah SWT atau semakin berkurangnya jatah umur kita, bukan panjang umur, kita harus menyadari kuasa-Nya itu.
Wassalamu'alaikum.Wr.Wb.....

Sabtu, 31 Maret 2012

Tasbih Cinta Alunan Syahdu Muhasabah Cinta Ilahi :)

Assalamu'alaikum Wr. Wb..

Wahai wanita sholehah, jangan risau akan jodoh kita :)
karena muslimin yang bijaksana takkan terpaut pada wanita hanya pada :
- kecantikan
- lirikan senyuman
- pada bicara manja yang menggoda atau,
- pujuk rayu seorang wanita yang meruntuhkan imannya

Telah tercatat seungkap nama lelaki di Lauhful Mahfuz untuk kita, hanya pribadinya ditentukan oleh sejauh mana ketinggian pribadi kita :) Jika kita tetap di atas jalan yang di ridhoi, Insya Allah si dia (jodoh kita) turut di jalan yang sama :) Amiiiiin :D

Jika Allah sampai saat ini belum mengirimkan cinta yang halal dari si dia (ikhwan) untuk kita, itu berarti Allah ingin agar kita lebih mencintai-Nya dan lebih dekat dengan-Nya dari pada dekat dengan makhluk-Nya :)

Terus berusaha memperbaiki diri dan mensholehkan diri agar kelak layak di jemput sebagai bidadari seorang pengeran yang berkuda iman :) Amin Ya Allah

Wassalamu'alaikum Wr. Wb...