Sabtu, 01 Maret 2014

Detik-Detik menjelang keberangkatan PKL Season 2 (dibaca : PKN) Mahasiswa Jur. Kesehatan Lingkungan Ke Desa Dringo dan Desa Penangkan, Kec.Wonotunggal - Kab. Batang, Jateng Tahun 2014




H-1 (dibaca H minus 1) keberangkatan mahasiwa/i Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenekes Jakarta II berangkat PKL Season 2 (dulunya disebut PKN/KKN, karena perubahan kurikulum jadi berdampak pada perubahan ‘sebutan’ istilah). Setelah shalat dzuhur dan packing pun sudah selesai dari hari sebelumnya, merasa bingung mau apa yang harus dikerjakan selanjutnya selain menunggu waktu keberangkatan yang jatuh pada Jam 9 pagi, Hari Senin, 03 Maret 2014. Yup ditengah-tengah kesibukan tingkat akhir jadi mahasiswa yang padat merayap, menjadikan saya untuk sulit menulis lagi karena masih banyak tulisan yang belum rampung, mulai dari cerita awal tahun 2014, cerita PKL Season 1, kepadatan jadwal tingkat 3 yang benar-benar seperti tidak ada space untuk bernafas, UAS susulan yang dikabarkan mendadak dan akhirnya tertunda sampai selesainya PKL Season 2 dan pastinya cerita tentang PKL Season 2 yang bakalan ikutan ngantri buat ditulis. Terus ‘menulis’ buat apa kalau begitu
Menulis sudah jadi kebutuhan jiwa bagi beberapa orang yang hobbi menulis, walaupun cerita mereka tidak dan gak semua dipajang dalam bentuk tulisan dikertas atau blog-blog, tapi sudah menjadi sesuatu yang mendesak dalam hati dan pikiran jika tidak dituangankan dalam bentuk tulisan. Simple sii alasanya hanya ingin mengubah sebuah ‘cerita’ menjadi kumpulan ‘kisah’ (ini alasan dasar saya dalam menulis) kenapa harus dirubah ? karena cerita itu terlihat singkat dan untuk menjadikannya abadi harus kita ubah dulu menjadi kisah agar tidak terlupakan oleh waktu yang cepat berjalan. Oke cukup ! daripada kemana-mana mending dilanjutin dengan kisah detik-detik menjelang PKL Season 2 ini.
Gak terasa ya sudah tingkat akhir berstatus menjadi “Mahasiswa/i” di Poltekkes Kemenkes Jakarta II tepatnya di Jurusan Kesehatan Lingkungan yang sebentar lagi kita akan melepaskan ‘atribut’ sebagai mahasiswa/i JKL Poltekkes Kemeneks Jakarta II. Yup itu adalah rasa yang alamiah terjadi buat kawan-kawan di JKL Angkatan 2011, lumrah sii buat setiap angkatan kalau sudah diujung tanduk perkuliahan hehe..Sudah hampir 3 tahun, kita bersama, khususnya untuk kelas @keslingA_011. Semua cerita campur aduk ada disini, mulai dari kompaknya, perang dinginnya, saingannya, ke-kanak-kanak-annya, ke-ramai-annya, ke-kocak-kannya, ke-nyebelin-nya, ke-ngangenin-nya, ke-ribet-annya dan ke-segala-gala-nya ada disini. Angkatan JKL 2011 juga membuat jaket angkatan untuk memberikan kesan kekompakkan, walaupun ada suara pro dan kontra-nya. Gak sadar loh sudah mau pisah kita, tapi jangan sedih karena memang sudah jalannya kalau setiap pertemuan pasti ada perpisahan didalamnya mau apapun bentuk pertemuan itu sekalipun suami-istri yang sudah setia sampai nenek-kakek pasti ujung-ujungnya akan dipisahkan oleh takdir yang pasti yaitu kematian. Jadi kesimpulannya boleh sedih tapi jangan sampai terhuyung-huyung (berlebihan), toh pasangan dari pertemuan kan perpisahan dan Allah memang menciptakan segala sesuatunya berpasangan bukan ??
Respon kawan-kawanku tentang pemberangkatan PKL Season 2 ini pasti campur-campur ada yang versi 1 “yeeehh akhirnyaaa PKL juga, jalan-jalan dapet pengalaman.. Alhamdulillah”. Ada juga yang versi 2 “seneng siih bisa PKL ke luar daerah, kedesa pula dapet pengalaman tapiiii…. Lamanya itu loh satu bulan satu rumah sama temen-temen yang gak deket, dirumah orang pula..gimana yaaa”. Nah ada juga yang versi 3 “hhmm kenapa yaa PKL harus jauh-jauh kedaerah Jawa ? dipinggiran Jakarta masih ada juga kok yang belum memenuhi syarat dari ilmu kesling”. Nah ini versi yang ke 4 “yaaah namanya juga sistem emang udah begini, suka gak suka, mau gak mau, ikutin ajahlah”, versi ke 4 ini adalah kategori kelompok yang pasrah haha. Dan kalian termasuk versi yang mana ? oke lupakan versi-versi respon diatas tadi, terlepas dari berbagai versi respon tersebut ternyata versi 4 atau versi pasrah yang jadi pemenangnya ya gak ? Tapi ingaaatttt !! PKL Season 2 ini pasti bakalan berkesaaaann banget buat kita semua, terlepas dari ‘enak’ atau ‘gak enak’-nya perjalanan kita nanti. Kenapa ?? karena pasti perjalanan kita ini bakalan terlontar dari bibir kita yang akan kita ceritakan kepada orang-orang terdekat kita tentang pengalaman kita disana, bahkan tanpa mereka bertanya pasti ada rasa antusias kita untuk bercerita.
Mahasiswa/i dalam satu angkatan dicampur dan diacak serta dimasukkan dalam kelompok-kelompok yang berbeda. Yup pembelajaran baru akan dimulai bersama-sama dengan ke-tidak-tahu-an dari masing-masing orang, ini adalah pembelajaran dari universitas kehidupan. Pembelajaran awal sebelum kita mendapatkan pembelajaran selanjutnya dipenghujung kuliah nanti untuk tugas akhir kuliah kita. Disini, kita akan sama-sama tahu bagaimana karakter teman-teman kita yang ada disekeliling kita, walaupun awalnya kita belum ada rasa peduli untuk tahu tentang teman-teman kita sebelumnya. Disini, kita akan bertindak dewasa tanpa kita sadari karena kita akan secara alami untuk ‘di-tuntut’ tidak egois satu sama lain (terlepas dari keinginan kita masing-masing). Disini, kita akan diterjunkan kemasyarakat desa dan mendapatkan ‘amanah’ (bukan sekedar tanggung jawab) untuk mencerdaskan warga didesa agar mendapatkan derajat kesehatan setinggi-tingginya (sesuai dengan tujuan dari ilmu kesling) dan merupakan bagian dari HAM (Hak Azasi Manusia). Pembelajaran hidup yang luar biasa bukan ? dan ini adalah mata kuliah alami dari universitas kehidupan yang nilainya dinilai langsung oleh paradigma masing-masing orang dan dipengaruhi oleh ke-subjektif-an seseorang terhadap seseorang lainnya. Waw ternyata beratan nilai ini ya dibanding nilai angka diatas kertas putih selama ini ???? (mikirkeras).
Semua kawan-kawan pasti sudah mepersiapkan atau sedang mem-fix-kan persiapannya untuk keberangkatan besok. Untuk kelas @keslingA_011, pada hari senin sebelum pemberangkatan akan menggunakan baju samaan dengan warna ‘biru dongker” dan berencana untuk berfoto-foto dulu. Ini ide yang bagus, karena dengan acara foto bersama ini setidaknya akan melupakankan rasa ke-tidak-kompak-an yang pernah terjadi dan meleburkan jiwa-jiwa menjadi satu kembali. Pastinya ini kenangan yang tidak akan pernah terlupakan dan akan kami pamerkan kepada keluarga dan anak-anak kami nantinya. Moment ini adalah kebahagiaan yang sederhana, yang membuat bibir kami melengkung manis ketika mengingat dan melihat foto tersebut. Semoga dengan kejadian-kejadian yang kita alami bersama selama ini, menjadikan kita makin dewasa dan tetap kompak, merubah segala yang kurang dari setiap masing-masing dalam diri kita untuk bisa sama-sama melebur dalam satu kesatuan jiwa.
Teruntuk sahabat kami yang sudah berjalan menuju keabadian, Bang Fikri… Fikri Yudha Nugraha, maaf kalau sekiranya difoto kami dengan baju samaan berwarna biru dongker, abang tidak ada bukan berarti abang tidak akan kami ceritakan ke anak-anak kami nanti, tetap akan kami ceritakan bahwa kami pernah kehilangan sosok kawan sekaligus abang saat kami berkuliah disini. Doa kami selalu terpanjat untukmu bang..
Masing-masing dari kita adalah peran utama untuk melukiskan pelangi disetiap kertas putih yang orang lain punya, entah warna apa yang dilukiskan kita tidak saling tahu yang kita tahu adalah gambar tersebut merupakan hasil dari orang yang berada disekeliling kita. I LOVE YOU GUYS AND WE ARE LOVE EACH OTHERS.
Terimakasih kawan-kawan ku sudah mau melukiskan pelangi diatas kertas putih ku yang awalnya kosong tanpa warna. 
Tahun 2011

Tahun 2012
Tahun 2013




Tahun 2014

1 komentar:

  1. Semangaaaat 3A. Semoga dipermudah dan dilancarkan PKN kita yaaah dan bisa memberikan manfaat buat warga batang. aamiin
    Good luck kawan-kawaaaaan, sukses buat kita semua. Love You All {} :*

    BalasHapus