Setiap
manusia di dunia, pasti punya cerita dalam hidupnya. Tapi tidak semua diantara
mereka bisa memanfaatkan kesempatan untuk merubah cerita itu menjadi sebuah kisah.
Mungkin salah satunya adalah aku, manusia yang sedang berusaha merubah
perjalanan cerita dalam hidupku untuk menjadi sebuah kisah. Ya, sebuah kisah
yang mungkin anggapan orang lain bahwa hal ini sepele. Tapi tidak dengan aku
yang merasakan sendiri perjalanan hidupku ini. Kisah ini sangat berharga dan
pastinya sangat menentukan jati diriku sekarang bahkan masa depan.
Terlahir
sebagai anak perempuan pertama dan cucu pertama di keluarga mama, walau
dikeluarga ayah mendapat predikat cucu kedua. Latar belakang
keluarga yang sederhana tapi istimewa menurut ku Subhanallah .. tak henti – hentinya aku bersyukur untuk karunia kedua dari
Allah ini. Ya, karunia kedua karena karunia pertamanya adalah saat Allah
menakdirkan aku berada dalam rahim wanita yang sangat amat hebat ! Dia adalah
mama ku, wanita
yang benar – benar super bahkan sangat dan tidak ada yang menandinginya, dialah
mama ku
Tak jarang
ketika ingin tidur, aku teringat semua perjuangan beliau terhadap ku sampai
akhirnya ku meneteskan air mata di tengah kegelapan kamar kecil nan mungil ku
itu. Mama adalah makhluk ciptaan Allah yang pasti bisa mengerti kegelisahan
anaknya. Seorang mama tidak bisa dibohongi, batinnya begitu kuat sekali
terhadap anaknya dibanding terhadap suaminya sendiri. Seorang ayah pun punya
predikat yang sama, tak kalah hebatnya dengan mama. Melalui ayah kita diajarkan
ketegasan dalam mengambil keputusan, kita diajarkan bahwa hidup ini keras dan
butuh perjuangan, kita diarahkan menjadi sesosok manusia sesuai dengan
kadarnya. Bersama ayah dan mama, aku dan adik ku mengarungi hari demi hari
menuju kedewasaan dan menjemput masa depan. Berkat mereka lah kita bisa jadi
sampai sekarang ini, karena bimbingannya selalu kita butuhkan bahkan batinnya
tidak akan pernah putus.
Cerita hidup yang menjadi kisah itu pasti akan terkenang sebagai kenangan yang sangat indah. Sepahit apapun kehidupan yang kita jalani, pasti kisahnya akan tetap indah. Dunia ini serasa sempit, saat kita hanya bisa melihat suatu peristiwa dalam satu pandangan yang monoton. Namun, setelah membuka mata ternyata dunia ini sangatlah luas. Luas akan keberagamannya yang penuh dengan tantangan dan perjuangan.
Sepertinya
semua yang kita alami selama ini, tidak akan cukup tertulis dengan tinta hitam
diatas kertas bersih ini. Tapi hati yang memiliki rasa mampu menyimpan itu
semua di memoar khusus pikiran kita. Pertanyaan – pertanyaan yang sering
terbesit didalam benak ku adalah ketika aku bertanya pada hati ku sendiri,
kapan bisa membuat mama dan ayah benar – benar bangga ? kapan bisa jadi manusia
yang bermanfaat bagi orang lain seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ?
kapan memiliki hati yang bersih tanpa prasangka ? Kapan bisa jadi muslimah yang
benar – benar sejati ? kapan dikasih kesempatan untuk menjadi seorang ibu ? kapan
bisa melengkapi separuh dien dari seorang suami yang diridhoi Allah SWT ? kapan
bisa membentuk keluarga yang Islami ? kapan melahirkan generasi – generasi
hafiz dan hafizah ? dan sangat banyak lagiiiiiii…. bisakah semua ??? yaa, tanda
tanya besar yang memang harus benar – benar ditempuh dengan perjuangan yang
sebenar – benarnya perjuangan.
Hidup ini keras, hidup ini butuh perjuangan dan terkadang menuntut pengorbanan, hidup ini anugerah sekaligus cobaan, hidup ini adalah tantangan yang penuh resiko, hidup ini belajar untuk ikhlas dan syukur atas apa yang diterima selama ini, hidup ini memaksa kita untuk bersabar, hidup ini indah sekaligus suram, hidup ini meminta kepastian dari pilihan yang tersedia, hidup ini butuh keyakinan, hidup ini belajar berjalan dari jatuh – bangun – jatuh dan bangun kembali, hidup ini berisi ribuan kegagalan sekaligus jutaan keberhasilan, hidup ini puitis sekaligus romantis, hidup ini bagai lembaran buku kosong yang telah disediakan pulpen diatasnya dan terserah coretan apa yang akan dituangkan, hidup ini rahasia sekaligus misterius, hidup ini penuh makna dan rasa yang tersimpan dihari nanti, dan hidup ini penuh cinta dan kasih sayang karena tanpa cinta hidup kosong terlihat tidak istimewa, karena tanpa kasih sayang hidup bagai miskin rasa kepedulian terhadap sesame.
Tapi satu yang paling penting dalam hidup ini yaitu ketika kita melihat sekeliling kita entah dimana pun kita berada, dan kita merasa lebih beruntung dibandingkan mereka – mereka yang berdeda dengan kita. Sesederhana itulah kehidupan. Butuh kepekaan rasa dan pikiran untuk menggapai kesyukuran semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar